Bencana LingkunganDeforestationLand GrabbingOil Palm

PT ASMR – Bumitama Gunajaya Agro Berulah Lagi

_MG_5930PT. ASMR anak perusahaan Bumitama Gunajaya Agro Group seolah kebal hukum dalam membabat hutan dan merusak kawasan konservasi serta tanah warga.  Mereka nekad membuka lahan (Land Clearing) di Desa Teluk Pulai, Kec. Kumai – Kotawaringan Barat  meski tanpa disertai AMDAL [Environmental Impact Analysis], tidak hanya itu, LC yang dilakukan PT. ASMR juga diduga telah menyebabkan kerugian negara. Pasalnya, lahan tersebut telah dibuat infrastruktur irigasi untuk pertanian masyarakat senilai Rp. 1,8 miliar oleh Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalteng dengan dana bersumber dari APBN.  PT ASMR berdalih sudah mendaptkan izin dari Pemkab Kobar dalam hal ini Bupati Kobar Ujang Iskandar.

Warga dari 3 desa yang diklaim sebagai areal konsesi PT. ASMR menuntut atas adanya lahan, wilayah kampung dan bekas sekolahan yang digusur oleh PT ASMR.  Masyarakat dari Desa Kubu, Sei Bakau, Teluk Bogam dan Teluk Pulai meminta pertangungjawaban PT. ASMR.  Sayangnya mereka hanya menuntut ganti rugi, bukannya menolak secara total kehadiran PT. ASMR.

======================

_MG_6011PT. ASMR subsidiary of Bumitama Gunajaya Agro [BGA] Group as impunity  to clearing the lands of forests and conservation areas also local people’s lands.

They are desperate to Land Clearing in the Teluk Pulai village Kumai – West Kotawaringan even without the EIA [Environmental Impact Analysis].  Not only that, LC by PT. ASMR also alleged to have caused losses to the state.  Because the land has been made ​​public for agriculture irrigation infrastructure valued at Rp. 1.8 billion by the Public Works Department of Central Kalimantan Province with funds from the State Budget.  PT ASMR quibble has to get permission from the local government in this regard; Head of Kotawairingan Barat Regent Mr. Ujang.

Local communities from 3 villages demanding PT ASMR for not taking their lands, territories and former village school [was evicted by PT ASMR].  Local communities from Kubu, Bakau, Bogam and Pulai ask accountability PT ASMR.   Unfortunately they only sue for damages, rather than reject in total attendance PT ASMR

Share This

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *