Mengenal Jerumbun, Tempat Konservasi untuk Belajar Menanam

Oleh Alfarizi

Menurut kalian apakah menanam pohon itu penting? Saya akan memperkenalkan suatu tempat konservasi di mana menanam menjadi hal yang wajib di sana.

Jerumbun adalah kawasan konservasi yang terletak di Kotawaringin Barat, Desa Sekonyer, Kecamatan Kumai. Jerumbun memiliki luas 104 hektar yang dikelola Friend of the National Park Foundation (FNPF). FNPF sudah berdiri sejak 1997, awal kegiatan lebih fokus pada orangutan.

Sekarang FNPF juga fokus pada penanaman pohon. Pada tahun 2002 -2023, mereka fokus melakukan penanaman di Pesalat, Beguruh, Natai Kapuk, Sungai Buluh Besar, Natai tengah, Kubung, dan Masorayan. Semua tempat tadi berada di Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP). 

“Total jenis bibit yang ada di jerumbun sekitar 40 jenis diantaranya, rambutan, gaharu, medang, dan jambu,” ujar Basuki (50 tahun) sebagai staf FNPF. Bibit-bibit pohon ini dirawat oleh staf FNPF dan sekarang total bibit yang belum ditanam ada sekitar 200.000 bibit. 

Bibit pohon biasanya ditanam oleh pengunjung yang datang. Bibit pohon tidak hanya ditanam di Jerumbun, biasanya juga banyak ditanam di luar kawasan yang dilakukan oleh beberapa kelompok atau organisasi yang meminta bibit ke FNPF.

“Bibit pohon biasanya didapat langsung dari hutan konservasi yaitu biji-bijian ataupun anak-anak pohon yang ada, dipindahkan ke polybag dan dirawat,” ujar Lana (31) sebagai Staf FNPF.

Ada satu hal yang sering ditemui di jerumbun ini yaitu ketika turis datang mereka senang dengan kegiatan menanam. Pohon yang mereka tanam akan diberi papan lalu mereka menuliskan nama di atas papan sebagai kenangan.

Menurut Basuki, setiap pohon yang ditanam memiliki kenangannya masing masing dan emosional yang berbeda. Hal itu menjadikannya sebagai suatu kesan tersendiri bagi yang menanam, pohon yang ditanam tadi akan dirawat oleh staf FNPF hingga tumbuh dengan baik.

Kenapa sih kita harus menanam pohon? Kenapa harus melestarikan alam? Tentu ini adalah pertanyaan umum. Lana mengungkapkan hal ini dilakukan untuk melestarikan alam dan memulihkan rumah orangutan dan satwa lain yang ada di jerumbun. Tidak hanya itu, alam yang baik juga memiliki kebaikan atau hal positif bagi manusia itu sendiri. Salah satu hal atau dampak positif yang akan didapatkan tentunya kelimpahan oksigen (O2), hawa yang sejuk, dan berkurangnya efek rumah kaca.

Ada pula hal unik di jerumbun yaitu terdapat kawasan agroforestri atau menanam tanaman pangan di kawasan hutan. Tanaman pangan ini selain untuk memenuhi kebutuhan pangan staf yang ada di jerumbun juga dijual ke kecamatan Kumai ketika hasil panen melebihi kebutuhan pangan mereka. 

 Agroforestri di jerumbun tidak menggunakan pupuk dan pestisida yang mengandung bahan kimia. Mereka hanya memanfaatkan pupuk organik. Tujuan agroforestri untuk melestarikan alam dengan tidak melakukan penanaman monokultur. 

Agroforestri ini melestarikan alam sambil menanam tanaman pangan ditengah hutan dan diharapkan bisa sebagai contoh untuk masyarakat yang ada disekitar jerumbun agar dapat menanam tanpa harus menebang pohon.Tidak hanya itu, di sini juga ada ternak ayam dan kolam ikan sebagai penunjang kehidupan staf yang tinggal di jerumbun.

Ada banyak hal menarik di jerumbun selain menanam bibit pohon, salah satunya yang menarik bagi saya adalah staf yang ada disana. Saat itu hujan mulai beranjak reda, saya dan Basuki berjalan ke daerah yang dulunya adalah bekas pertambangan ilegal. Di perjalanan kami saling bercerita dan ungkapnya ia dulunya adalah salah satu pelaku penebang pohon.

Setelah itu saya bertanya kenapa lebih memilih bekerja di FNPF sebagai staf konservasi karena dibandingkan bekerja sebagai staf konservasi pastinya pekerjaan yang dulu lebih menjanjikan dan menguntungkan. “Saya lebih senang di alam dan merawat hutan. Bagi saya ini adalah suatu panggilan alam, sedih bagi saya saat melihat hutan yang saya tanam terbakar,” ungkap Basuki. 

Menurutnya, beberapa staf lainnya juga pelaku ilegal loging dan penambang liar dulunya.Hal ini unik sekali bagi saya bagaikan penebusan dosa seorang perusak alam untuk menebus dosanya kepada alam yang pernah mereka rusak.

Akankah semua orang memiliki waktunya sendiri hingga sadar untuk melakukan penebusan dosanya kepada alam?

Ayo tanam bibit pohon demi bumi kita

#Alfarizi

Sebarluaskan :

Recent Post
Donasi Save Our Borneo