{"id":7947,"date":"2023-09-20T03:25:54","date_gmt":"2023-09-20T03:25:54","guid":{"rendered":"https:\/\/saveourborneo.org\/?p=7947"},"modified":"2024-07-16T13:54:10","modified_gmt":"2024-07-16T13:54:10","slug":"ingatkan-bupati-lamandau-masyarakat-kinipan-gelar-aksi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/ingatkan-bupati-lamandau-masyarakat-kinipan-gelar-aksi\/","title":{"rendered":"Ingatkan Bupati Lamandau, Masyarakat Kinipan Gelar Aksi"},"content":{"rendered":"<p><em>Puluhan masyarakat Kinipan menggelar aksi di depan kantor Bupati Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah (Kalteng). Mereka ingatkan Pemerintah Daerah (Pemda) dan Hendra Lesmana, Bupati Lamandau, untuk menyelesaikan masalah Kinipan. Namun, Bupati tak ada di tempat.<\/em><\/p>\n<p><strong>(19\/9\/2023)<\/strong> Tepat sebelum menutup lima tahun masa jabatannya sebagai Bupati Lamandau, Hendra Lesmana didatangi puluhan masyarakat Kinipan. Mereka mendesak Bupati segera mengakui keberadaan mereka sebagai MHA dan menyelesaikan konflik terhadap hutan dan wilayah adat Kinipan dengan PT. Sawit Mandiri Lestari (SML).<\/p>\n<p>Sejak kasusnya muncul ke publik tahun 2019 lalu, beberapa kali masyarakat Kinipan telah menggelar aksi di depan kantor Bupati. Berharap kali ini berhasil menemui orang nomor satu di Lamandau itu dan mendapat jawaban pasti. Namun, harus berakhir kecewa.<\/p>\n<p>Penantian masyarakat hanya dibayar dengan keluarnya DR Meigo, Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Lamandau. Saat ditanya terkait keberadaan Bupati, ia hanya mengatakan bahwa pejabat terkait sedang tak berada di tempat. \u201cBeliau dinas keluar,\u201d kata Meigo.<\/p>\n<p>Meski sempat ditawari untuk bertemu Setda di dalam gedung, tetapi masyarakat menolak. \u201cKami hanya menyerahkan ini saja Pak. Kalau cuma bertemu Setda ya sama saja,\u201d kata Effendi Buhing, koordinator aksi hari itu. Diwakili Buhing masyarakat menyerahkan dokumen yang berisi 6 poin tuntutan masyarakat Kinipan.<\/p>\n<figure id=\"attachment_7950\" aria-describedby=\"caption-attachment-7950\" style=\"width: 800px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-large wp-image-7950\" src=\"https:\/\/saveourborneo.org\/liqason\/2023\/09\/Post_web-2-1024x577.jpeg\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"451\" srcset=\"https:\/\/saveourborneo.org\/liqason\/2023\/09\/Post_web-2-1024x577.jpeg 1024w, https:\/\/saveourborneo.org\/liqason\/2023\/09\/Post_web-2-300x169.jpeg 300w, https:\/\/saveourborneo.org\/liqason\/2023\/09\/Post_web-2-768x433.jpeg 768w, https:\/\/saveourborneo.org\/liqason\/2023\/09\/Post_web-2-18x10.jpeg 18w, https:\/\/saveourborneo.org\/liqason\/2023\/09\/Post_web-2.jpeg 1280w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-7950\" class=\"wp-caption-text\">Effendi Buhing mewakili masyarakat Kinipan menyerahkan dokumen berisi 6 poin tuntutan kepada Asisten II Setda Lamandau<\/figcaption><\/figure>\n<p>Selain meminta Bupati untuk mencabut keputusan tapal batas antara desa Kinipan dengan desa Suja, Tapin Bini, Karang Taba, dan Kecamatan Lamandau yang dianggap tak sesuai dengan ketentuan. Masyarakat juga meminta agar segera diakui sebagai MHA dan diverifikasi pencadangan hutan adat yang telah diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).<\/p>\n<p>Sementara dua poin terakhir juga meminta agar Peraturan Daerah (Perda) Masyarakat Adat Kabupaten Lamandau segera disahkan. Serta, mengevaluasi Ijin Usaha Perkebunan (IUP) PT. SML yang masuk wilayah adat Laman Kinipan.<\/p>\n<p>Buhing juga menegaskan kembali bahwa sampai hari ini mereka tetap menolak keberadaan PT. SML. \u201cKinipan menolak PT. SML. Akui hak-hak adat kami,\u201d katanya. Ia juga menyampaikan akan melakukan aksi serupa jika permasalahan Kinipan tak juga digubris.<\/p>\n<p>Tidak peduli siapa yang akan menggantikan Hendra Lesmana kelak, mereka sampaikan akan duduki kantor Bupati bila kasus Kinipan tak juga diselesaikan. \u201cTapi perlu dicatat sampai dengan Pejabat (PJ) nanti, apalagi kalau Hendra yang mudah-mudahan tidak terpilih sampai terpilih, akan kami tutup kantor Bupati Lamandau,\u201d tegas Buhing mewakili suara massa.<\/p>\n<p>Menanggapai aksi yang dilakukan masyarakat Kinipan ini, Direktur Save Our Borneo, M. Habibi mengatakan upaya ini memang sudah seharusnya masyarakat Kinipan lakukan. Terutama terkait MHA, baru Kinipan satu-satunya masyarakat adat yang mengusulkan hal ini di Kabupaten Lamandau. Anehnya, selalu ada saja hambatan sehingga prosesnya tak bisa berjalan.<\/p>\n<figure id=\"attachment_7949\" aria-describedby=\"caption-attachment-7949\" style=\"width: 800px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-large wp-image-7949\" src=\"https:\/\/saveourborneo.org\/liqason\/2023\/09\/Post_web-1-1024x768.jpeg\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"600\" srcset=\"https:\/\/saveourborneo.org\/liqason\/2023\/09\/Post_web-1-1024x768.jpeg 1024w, https:\/\/saveourborneo.org\/liqason\/2023\/09\/Post_web-1-300x225.jpeg 300w, https:\/\/saveourborneo.org\/liqason\/2023\/09\/Post_web-1-768x576.jpeg 768w, https:\/\/saveourborneo.org\/liqason\/2023\/09\/Post_web-1-16x12.jpeg 16w, https:\/\/saveourborneo.org\/liqason\/2023\/09\/Post_web-1.jpeg 1280w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-7949\" class=\"wp-caption-text\">Masyarakat Kinipan membentangkan spanduk saat melakukan aksi di depan kantor Bupati Lamandau<\/figcaption><\/figure>\n<p>\u201cPadahal, panitia pengakuan dan perlindungan MHA di sana sudah dibentuk. Dokumen usulan yang disampaikan Kinipan pun semuanya sudah mengikuti ketentuan syarat dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 52 tahun 2014 tentang Pedoman Pengakuan Dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat,\u201d kata Habibi.<\/p>\n<p>Namun, sejauh ini tanggapan yang diterima masyarakat adalah koreksi untuk memperbaiki beberapa dokumen. Sehingga, menurut Habibi juga, tidak heran permasalahan Kinipan jadi berlarut-larut. \u201cSelama tidak ada ketegasan dan itikad baik dari pemerintah, maka masyarakat Kinipan akan terus menuntut sampai permasalahannya betul-betul diselesaikan,\u201d katanya. <strong>(P. Juliana)<\/strong><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Puluhan masyarakat Kinipan menggelar aksi di depan kantor Bupati Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah (Kalteng). Mereka ingatkan Pemerintah Daerah (Pemda) dan Hendra Lesmana, Bupati Lamandau, untuk menyelesaikan masalah Kinipan. Namun, Bupati tak ada di tempat. (19\/9\/2023) Tepat sebelum menutup lima tahun masa jabatannya sebagai Bupati Lamandau, Hendra Lesmana didatangi puluhan masyarakat Kinipan. Mereka mendesak Bupati segera [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7951,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[19],"tags":[],"class_list":["post-7947","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v23.2 (Yoast SEO v27.3) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Ingatkan Bupati Lamandau, Masyarakat Kinipan Gelar Aksi | Save Our Borneo<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/ingatkan-bupati-lamandau-masyarakat-kinipan-gelar-aksi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Save Our Borneo\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Puluhan masyarakat Kinipan menggelar aksi di depan kantor Bupati Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah (Kalteng). Mereka ingatkan Pemerintah Daerah (Pemda) dan Hendra Lesmana, Bupati Lamandau, untuk menyelesaikan masalah Kinipan. Namun, Bupati tak ada di tempat.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/ingatkan-bupati-lamandau-masyarakat-kinipan-gelar-aksi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Save Our Borneo\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/SOBinfomedia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-09-20T03:25:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-07-16T13:54:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/saveourborneo.org\/liqason\/2023\/09\/Post_web-3.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"infomedia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@sobinfomedia\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@sobinfomedia\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"infomedia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/ingatkan-bupati-lamandau-masyarakat-kinipan-gelar-aksi\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/ingatkan-bupati-lamandau-masyarakat-kinipan-gelar-aksi\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"infomedia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/51761ead41bef99e68e1aa53ad0699d1\"},\"headline\":\"Ingatkan Bupati Lamandau, Masyarakat Kinipan Gelar Aksi\",\"datePublished\":\"2023-09-20T03:25:54+00:00\",\"dateModified\":\"2024-07-16T13:54:10+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/ingatkan-bupati-lamandau-masyarakat-kinipan-gelar-aksi\\\/\"},\"wordCount\":533,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/ingatkan-bupati-lamandau-masyarakat-kinipan-gelar-aksi\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/09\\\/Post_web-3.jpeg\",\"articleSection\":[\"News\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/ingatkan-bupati-lamandau-masyarakat-kinipan-gelar-aksi\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/ingatkan-bupati-lamandau-masyarakat-kinipan-gelar-aksi\\\/\",\"name\":\"Ingatkan Bupati Lamandau, Masyarakat Kinipan Gelar Aksi | Save Our Borneo\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/ingatkan-bupati-lamandau-masyarakat-kinipan-gelar-aksi\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/ingatkan-bupati-lamandau-masyarakat-kinipan-gelar-aksi\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/09\\\/Post_web-3.jpeg\",\"datePublished\":\"2023-09-20T03:25:54+00:00\",\"dateModified\":\"2024-07-16T13:54:10+00:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/ingatkan-bupati-lamandau-masyarakat-kinipan-gelar-aksi\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/ingatkan-bupati-lamandau-masyarakat-kinipan-gelar-aksi\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/09\\\/Post_web-3.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/09\\\/Post_web-3.jpeg\",\"width\":1280,\"height\":720,\"caption\":\"Sekdes Kinipan dalam aksi membacakan 6 poin tuntutan masyarakat Kinipan kepada Pemda dan Bupati Lamandau\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/\",\"name\":\"Save Our Borneo\",\"description\":\"People | Forest | Futures\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/#organization\",\"name\":\"Save Our Borneo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/07\\\/Logo-Baru.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/07\\\/Logo-Baru.png\",\"width\":300,\"height\":250,\"caption\":\"Save Our Borneo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/SOBinfomedia\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/sobinfomedia\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/save_our_borneo\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@SOBINFOMEDIA\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/51761ead41bef99e68e1aa53ad0699d1\",\"name\":\"infomedia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/9329499f1088d90773ea473c10b60d5f.jpg?ver=1776149016\",\"url\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/9329499f1088d90773ea473c10b60d5f.jpg?ver=1776149016\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/9329499f1088d90773ea473c10b60d5f.jpg?ver=1776149016\",\"caption\":\"infomedia\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ingatkan Bupati Lamandau, Masyarakat Kinipan Gelar Aksi | Save Our Borneo","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/ingatkan-bupati-lamandau-masyarakat-kinipan-gelar-aksi\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Save Our Borneo","og_description":"Puluhan masyarakat Kinipan menggelar aksi di depan kantor Bupati Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah (Kalteng). Mereka ingatkan Pemerintah Daerah (Pemda) dan Hendra Lesmana, Bupati Lamandau, untuk menyelesaikan masalah Kinipan. Namun, Bupati tak ada di tempat.","og_url":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/ingatkan-bupati-lamandau-masyarakat-kinipan-gelar-aksi\/","og_site_name":"Save Our Borneo","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/SOBinfomedia","article_published_time":"2023-09-20T03:25:54+00:00","article_modified_time":"2024-07-16T13:54:10+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":720,"url":"https:\/\/saveourborneo.org\/liqason\/2023\/09\/Post_web-3.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"infomedia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@sobinfomedia","twitter_site":"@sobinfomedia","twitter_misc":{"Written by":"infomedia","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/ingatkan-bupati-lamandau-masyarakat-kinipan-gelar-aksi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/ingatkan-bupati-lamandau-masyarakat-kinipan-gelar-aksi\/"},"author":{"name":"infomedia","@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/#\/schema\/person\/51761ead41bef99e68e1aa53ad0699d1"},"headline":"Ingatkan Bupati Lamandau, Masyarakat Kinipan Gelar Aksi","datePublished":"2023-09-20T03:25:54+00:00","dateModified":"2024-07-16T13:54:10+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/ingatkan-bupati-lamandau-masyarakat-kinipan-gelar-aksi\/"},"wordCount":533,"publisher":{"@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/ingatkan-bupati-lamandau-masyarakat-kinipan-gelar-aksi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/saveourborneo.org\/liqason\/2023\/09\/Post_web-3.jpeg","articleSection":["News"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/ingatkan-bupati-lamandau-masyarakat-kinipan-gelar-aksi\/","url":"https:\/\/saveourborneo.org\/ingatkan-bupati-lamandau-masyarakat-kinipan-gelar-aksi\/","name":"Ingatkan Bupati Lamandau, Masyarakat Kinipan Gelar Aksi | Save Our Borneo","isPartOf":{"@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/ingatkan-bupati-lamandau-masyarakat-kinipan-gelar-aksi\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/ingatkan-bupati-lamandau-masyarakat-kinipan-gelar-aksi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/saveourborneo.org\/liqason\/2023\/09\/Post_web-3.jpeg","datePublished":"2023-09-20T03:25:54+00:00","dateModified":"2024-07-16T13:54:10+00:00","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/saveourborneo.org\/ingatkan-bupati-lamandau-masyarakat-kinipan-gelar-aksi\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/ingatkan-bupati-lamandau-masyarakat-kinipan-gelar-aksi\/#primaryimage","url":"https:\/\/saveourborneo.org\/liqason\/2023\/09\/Post_web-3.jpeg","contentUrl":"https:\/\/saveourborneo.org\/liqason\/2023\/09\/Post_web-3.jpeg","width":1280,"height":720,"caption":"Sekdes Kinipan dalam aksi membacakan 6 poin tuntutan masyarakat Kinipan kepada Pemda dan Bupati Lamandau"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/#website","url":"https:\/\/saveourborneo.org\/","name":"Save Our Borneo","description":"People | Forest | Futures","publisher":{"@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/saveourborneo.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/#organization","name":"Save Our Borneo","url":"https:\/\/saveourborneo.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/saveourborneo.org\/liqason\/2023\/07\/Logo-Baru.png","contentUrl":"https:\/\/saveourborneo.org\/liqason\/2023\/07\/Logo-Baru.png","width":300,"height":250,"caption":"Save Our Borneo"},"image":{"@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/SOBinfomedia","https:\/\/x.com\/sobinfomedia","https:\/\/www.instagram.com\/save_our_borneo\/","https:\/\/www.youtube.com\/@SOBINFOMEDIA"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/#\/schema\/person\/51761ead41bef99e68e1aa53ad0699d1","name":"infomedia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/my_savers\/litespeed\/avatar\/9329499f1088d90773ea473c10b60d5f.jpg?ver=1776149016","url":"https:\/\/saveourborneo.org\/my_savers\/litespeed\/avatar\/9329499f1088d90773ea473c10b60d5f.jpg?ver=1776149016","contentUrl":"https:\/\/saveourborneo.org\/my_savers\/litespeed\/avatar\/9329499f1088d90773ea473c10b60d5f.jpg?ver=1776149016","caption":"infomedia"},"sameAs":["https:\/\/saveourborneo.org"]}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7947","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7947"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7947\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7957,"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7947\/revisions\/7957"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7951"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7947"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7947"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7947"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}