{"id":2264,"date":"2020-06-03T01:05:27","date_gmt":"2020-06-03T01:05:27","guid":{"rendered":"https:\/\/saveourborneo.org\/?p=2264"},"modified":"2024-07-16T13:54:14","modified_gmt":"2024-07-16T13:54:14","slug":"warga-penyang-dan-keluarga-kawal-pledoi-para-pejuang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/warga-penyang-dan-keluarga-kawal-pledoi-para-pejuang\/","title":{"rendered":"Warga Penyang dan Keluarga Kawal Pledoi Para Pejuang"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_2266\" aria-describedby=\"caption-attachment-2266\" style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption alignnone\"><a href=\"https:\/\/saveourborneo.org\/liqason\/2020\/06\/IMG_1084-1-scaled.jpg\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-2266 size-large\" src=\"https:\/\/saveourborneo.org\/liqason\/2020\/06\/IMG_1084-1-1024x599.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"599\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-2266\" class=\"wp-caption-text\">Puluhan Warga dan Keluarga yang mengawal sidang ke -10 James Watt dan Dilik dalam Pembacaan Pembelaan (Pledoi) oleh PH terdakwa<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pembacaan pembelaan (Pledoi) James Watt dan Dilik, Pejuang Lingkungan dan Agraria Desa Penyang dikawal puluhan warga Penyang dan keluarga. Harapan terbesar semua pihak yang hadir pada hari itu adalah keduanya memperoleh kebebasan dan keadilan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hari Selasa (02\/06) jadi babak kesepuluh dalam persidangan kasus kriminalisasi James Watt dan Dilik, Pejuang Lingkungan dan Agraria Desa Penyang. Masih bertempat di markas Polisi Resort Kotawaringin Timur (Polres Kotim), baik Penasehat Hukum (PH) dan kedua terdakwa, mengikuti sidang dengan metode konferensi video.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun, dalam persidangan ini tampak ada pemandangan yang tidak biasa. Jika sebelumnya sidang hanya dihadiri oleh beberapa warga Penyang dan keluarga terdakwa, kali ini puluhan dari mereka terlihat mendatangi Polres Kotim.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Harapan besar atas kebebasan dan kerinduan yang dalam terhadap kedua pejuang, rupanya membawa mereka nekad menghadiri sidang hari itu. Ditambah lagi, momen ini hanya seminggu sekali dimana mereka dapat bertatap muka langsung dengan keduanya lebih lama.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meskipun begitu, mereka tetap mematuhi protokol pencegahan Covid-19 yang diberlakukan oleh pemerintah. Hal ini mereka tunjukkan dengan tetap disiplin mengenakan masker, serta tidak semua dari mereka menyaksikan sidang dari dalam aula Polres Kotim.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, sidang juga berlangsung dengan hikmat lewat pembacaan pembelaan yang oleh tim PH diberi judul \u201cDiam Tertindas atau Bangkit Melawan\u201d. Secara terperinci, <em>pledoi<\/em> tersebut mengungkapakan fakta-fakta dan analisa yuridis yang jelas kenapa keduanya pantas memperoleh kebebasan dan menolak dengan tegas tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk mengetahui secara lengkap, pembacaan <em>pledoi<\/em> dapat disaksikan dan didengarkan pada halaman <em>Facebook Save Our Borneo<\/em> (SOB)atau <em>link\u00a0<\/em>berikut  Karena, sebagai organisasi bukan pemerintah (NGO) yang berfokus pada isu hak asasi masyarakat dan lingkungan, SOB juga telah mengikuti perkembangan kasus ini sejak awal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sejalan dengan itu, Safrudin, Direktur SOB berpendapat bahwa <em>pledoi<\/em> yang buat\u00a0oleh rekan-rekan Penasehat Hukum yang dibacakan pada sidang kemarin sudah sangat detail dan jelas, didalam pokok-pokok pembelaan tersebut\u00a0terungkap adanya perbuatan melawan hukum yang dilakukan PT. Hamparan Masawit Bangun Persada II (PT. HMBP II).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSelain menunjukkan adanya aktivitas ilegal budidaya kelapa sawit oleh PT. HMBP II di sebagian wilayah Desa Penyang, hal lain yang paling menonjol dalam <em>pledoi<\/em> itu adalah adanya rekayasa yang dilakukan oleh penyidik untuk menjerat para terdakwa dalam pembuatan Berita Acara Pemeriksaan ( BAP ) yang dibuat,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurutnya juga, upaya penyidik dalam menjerat para terdakwa ini sekaligus tidak bisa menghapuskan jejak adanya upaya kriminalisasi yang berujung pada hilangnya satu nyawa \u00a0tidak bersalah akibat kasus ini. \u201cKriminalisasi oleh penyidik ini telah berujung korban jiwa yaitu saudara kami Hermanus,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia juga menjelaskan\u00a0Bahwa Kasus-kasus yang terjadi seperti pada kasus Penyang ini masih marak terjadi di hampir semua wilayah Kalimantan. Hal ini sekaligus menjadi bukti bahwa pelanggaran-pelanggaran hak masih saja terus dilakukan oleh para Investor.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cLebih parahnya lagi, itu karena sikap pemerintah dan aparat keamaanan kita yang lebih melindungi perusahaan. Sehingga menimbulkan konflik sosial perebutan sumber daya alam yang tidak tertuntaskan sampai sekarang,\u201d jelasnya lagi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain berharap Majelis Hakim (MH) dapat memutuskan perkara ini secara tepat dan berkeadilan, Safrudin juga menegaskan bahwa SOB akan terus berjuang dengan melakukan berbagai upaya untuk mengangkat isu-isu lingkungan dan suara-suara masyarakat yang tertindas untuk memperoleh keadilan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami akan terus menyuarakan kampanye stop deforestasi, hentikan konversi Kawasan Hutan untuk Perkebunan Besar Sawit (PBS) dan industri yang merusak lainnya, mendorong instansi penegak hukum untuk segera jalankan penegakan hukum, evaluasi dan cabut seluruh perijinan PBS bemasalah, serta kembalikan hak-hak politik rakyat atas tanah adat yang dicaplok oleh perusahaan PBS,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, terkait persidangan James Watt dan Dilik, masih akan terus berlanjut. Menanggapi pledoi PH, JPU mengajukan Replik yang akan dibacakan pada hari Senin, 8 Juni 2020 mendatang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagai penutup, sebelum kembali masuk ke dalam tahanan, James Watt menitipkan sebuah pesan untuk seluruh masyarakat dan pejuang yang saat ini sedang mengalami hal serupa dengan warga Penyang, \u201cJangan mundur. Tetap semangat berjuang,\u201d kata James. <strong>(PNJ_SOB\/3\/6\/2020)<\/strong><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pembacaan pembelaan (Pledoi) James Watt dan Dilik, Pejuang Lingkungan dan Agraria Desa Penyang dikawal puluhan warga Penyang dan keluarga. Harapan terbesar semua pihak yang hadir pada hari itu adalah keduanya memperoleh kebebasan dan keadilan. Hari Selasa (02\/06) jadi babak kesepuluh dalam persidangan kasus kriminalisasi James Watt dan Dilik, Pejuang Lingkungan dan Agraria Desa Penyang. Masih [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2266,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[29,13,42,20,19,16],"tags":[50,37,51,52,53,54,55,57,58,59,60,45,46],"class_list":["post-2264","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-criminalization","category-deforestation","category-konflik","category-land-grabbing-2","category-news","category-palm-oil","tag-borneo","tag-dayak","tag-dilik","tag-hermanus","tag-james-watt","tag-kasus-penyang","tag-konsesi-bermasalah","tag-kriminalisasi","tag-penyang","tag-pt-hmbp","tag-sampit","tag-save-our-borneo","tag-sawit"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v23.2 (Yoast SEO v27.3) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Warga Penyang dan Keluarga Kawal Pledoi Para Pejuang | Save Our Borneo<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/warga-penyang-dan-keluarga-kawal-pledoi-para-pejuang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Warga Penyang dan Keluarga Kawal Pledoi Para Pejuang | Save Our Borneo\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pembacaan pembelaan (Pledoi) James Watt dan Dilik, Pejuang Lingkungan dan Agraria Desa Penyang dikawal puluhan warga Penyang dan keluarga. Harapan terbesar semua pihak yang hadir pada hari itu adalah keduanya memperoleh kebebasan dan keadilan. Hari Selasa (02\/06) jadi babak kesepuluh dalam persidangan kasus kriminalisasi James Watt dan Dilik, Pejuang Lingkungan dan Agraria Desa Penyang. Masih [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/warga-penyang-dan-keluarga-kawal-pledoi-para-pejuang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Save Our Borneo\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/SOBinfomedia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-06-03T01:05:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-07-16T13:54:14+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"infomedia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@sobinfomedia\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@sobinfomedia\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"infomedia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/warga-penyang-dan-keluarga-kawal-pledoi-para-pejuang\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/warga-penyang-dan-keluarga-kawal-pledoi-para-pejuang\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"infomedia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/51761ead41bef99e68e1aa53ad0699d1\"},\"headline\":\"Warga Penyang dan Keluarga Kawal Pledoi Para Pejuang\",\"datePublished\":\"2020-06-03T01:05:27+00:00\",\"dateModified\":\"2024-07-16T13:54:14+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/warga-penyang-dan-keluarga-kawal-pledoi-para-pejuang\\\/\"},\"wordCount\":648,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/warga-penyang-dan-keluarga-kawal-pledoi-para-pejuang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"\",\"keywords\":[\"borneo\",\"dayak\",\"Dilik\",\"Hermanus\",\"James Watt\",\"kasus Penyang\",\"konsesi bermasalah\",\"Kriminalisasi\",\"Penyang\",\"PT HMBP\",\"Sampit\",\"Save Our Borneo\",\"Sawit\"],\"articleSection\":[\"Criminalization\",\"Deforestation\",\"Konflik\",\"Land Grabbing\",\"News\",\"Oil Palm\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/warga-penyang-dan-keluarga-kawal-pledoi-para-pejuang\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/warga-penyang-dan-keluarga-kawal-pledoi-para-pejuang\\\/\",\"name\":\"Warga Penyang dan Keluarga Kawal Pledoi Para Pejuang | Save Our Borneo\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/warga-penyang-dan-keluarga-kawal-pledoi-para-pejuang\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/warga-penyang-dan-keluarga-kawal-pledoi-para-pejuang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"\",\"datePublished\":\"2020-06-03T01:05:27+00:00\",\"dateModified\":\"2024-07-16T13:54:14+00:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/warga-penyang-dan-keluarga-kawal-pledoi-para-pejuang\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/warga-penyang-dan-keluarga-kawal-pledoi-para-pejuang\\\/#primaryimage\",\"url\":\"\",\"contentUrl\":\"\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/\",\"name\":\"Save Our Borneo\",\"description\":\"People | Forest | Futures\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/#organization\",\"name\":\"Save Our Borneo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/07\\\/Logo-Baru.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/07\\\/Logo-Baru.png\",\"width\":300,\"height\":250,\"caption\":\"Save Our Borneo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/SOBinfomedia\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/sobinfomedia\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/save_our_borneo\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@SOBINFOMEDIA\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/51761ead41bef99e68e1aa53ad0699d1\",\"name\":\"infomedia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/9329499f1088d90773ea473c10b60d5f.jpg?ver=1776149016\",\"url\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/9329499f1088d90773ea473c10b60d5f.jpg?ver=1776149016\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/9329499f1088d90773ea473c10b60d5f.jpg?ver=1776149016\",\"caption\":\"infomedia\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Warga Penyang dan Keluarga Kawal Pledoi Para Pejuang | Save Our Borneo","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/warga-penyang-dan-keluarga-kawal-pledoi-para-pejuang\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Warga Penyang dan Keluarga Kawal Pledoi Para Pejuang | Save Our Borneo","og_description":"Pembacaan pembelaan (Pledoi) James Watt dan Dilik, Pejuang Lingkungan dan Agraria Desa Penyang dikawal puluhan warga Penyang dan keluarga. Harapan terbesar semua pihak yang hadir pada hari itu adalah keduanya memperoleh kebebasan dan keadilan. Hari Selasa (02\/06) jadi babak kesepuluh dalam persidangan kasus kriminalisasi James Watt dan Dilik, Pejuang Lingkungan dan Agraria Desa Penyang. Masih [&hellip;]","og_url":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/warga-penyang-dan-keluarga-kawal-pledoi-para-pejuang\/","og_site_name":"Save Our Borneo","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/SOBinfomedia","article_published_time":"2020-06-03T01:05:27+00:00","article_modified_time":"2024-07-16T13:54:14+00:00","author":"infomedia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@sobinfomedia","twitter_site":"@sobinfomedia","twitter_misc":{"Written by":"infomedia","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/warga-penyang-dan-keluarga-kawal-pledoi-para-pejuang\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/warga-penyang-dan-keluarga-kawal-pledoi-para-pejuang\/"},"author":{"name":"infomedia","@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/#\/schema\/person\/51761ead41bef99e68e1aa53ad0699d1"},"headline":"Warga Penyang dan Keluarga Kawal Pledoi Para Pejuang","datePublished":"2020-06-03T01:05:27+00:00","dateModified":"2024-07-16T13:54:14+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/warga-penyang-dan-keluarga-kawal-pledoi-para-pejuang\/"},"wordCount":648,"publisher":{"@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/warga-penyang-dan-keluarga-kawal-pledoi-para-pejuang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"","keywords":["borneo","dayak","Dilik","Hermanus","James Watt","kasus Penyang","konsesi bermasalah","Kriminalisasi","Penyang","PT HMBP","Sampit","Save Our Borneo","Sawit"],"articleSection":["Criminalization","Deforestation","Konflik","Land Grabbing","News","Oil Palm"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/warga-penyang-dan-keluarga-kawal-pledoi-para-pejuang\/","url":"https:\/\/saveourborneo.org\/warga-penyang-dan-keluarga-kawal-pledoi-para-pejuang\/","name":"Warga Penyang dan Keluarga Kawal Pledoi Para Pejuang | Save Our Borneo","isPartOf":{"@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/warga-penyang-dan-keluarga-kawal-pledoi-para-pejuang\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/warga-penyang-dan-keluarga-kawal-pledoi-para-pejuang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"","datePublished":"2020-06-03T01:05:27+00:00","dateModified":"2024-07-16T13:54:14+00:00","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/saveourborneo.org\/warga-penyang-dan-keluarga-kawal-pledoi-para-pejuang\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/warga-penyang-dan-keluarga-kawal-pledoi-para-pejuang\/#primaryimage","url":"","contentUrl":""},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/#website","url":"https:\/\/saveourborneo.org\/","name":"Save Our Borneo","description":"People | Forest | Futures","publisher":{"@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/saveourborneo.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/#organization","name":"Save Our Borneo","url":"https:\/\/saveourborneo.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/saveourborneo.org\/liqason\/2023\/07\/Logo-Baru.png","contentUrl":"https:\/\/saveourborneo.org\/liqason\/2023\/07\/Logo-Baru.png","width":300,"height":250,"caption":"Save Our Borneo"},"image":{"@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/SOBinfomedia","https:\/\/x.com\/sobinfomedia","https:\/\/www.instagram.com\/save_our_borneo\/","https:\/\/www.youtube.com\/@SOBINFOMEDIA"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/#\/schema\/person\/51761ead41bef99e68e1aa53ad0699d1","name":"infomedia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/my_savers\/litespeed\/avatar\/9329499f1088d90773ea473c10b60d5f.jpg?ver=1776149016","url":"https:\/\/saveourborneo.org\/my_savers\/litespeed\/avatar\/9329499f1088d90773ea473c10b60d5f.jpg?ver=1776149016","contentUrl":"https:\/\/saveourborneo.org\/my_savers\/litespeed\/avatar\/9329499f1088d90773ea473c10b60d5f.jpg?ver=1776149016","caption":"infomedia"},"sameAs":["https:\/\/saveourborneo.org"]}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2264","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2264"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2264\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8451,"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2264\/revisions\/8451"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2264"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2264"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2264"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}