{"id":2202,"date":"2020-05-12T17:22:22","date_gmt":"2020-05-12T17:22:22","guid":{"rendered":"https:\/\/saveourborneo.org\/?p=2202"},"modified":"2024-07-16T13:54:15","modified_gmt":"2024-07-16T13:54:15","slug":"sengketa-perdata-berujung-pidanakan-james-watt-dan-dilik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/sengketa-perdata-berujung-pidanakan-james-watt-dan-dilik\/","title":{"rendered":"Sengketa Perdata Berujung Pidanakan James Watt dan Dilik"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_2201\" aria-describedby=\"caption-attachment-2201\" style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/saveourborneo.org\/liqason\/2020\/05\/Dedi-S-Saksi.png\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-2201 size-large\" src=\"https:\/\/saveourborneo.org\/liqason\/2020\/05\/Dedi-S-Saksi-1024x571.png\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"571\"\/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-2201\" class=\"wp-caption-text\">Dedy Susanto, salah satu dari delapan saksi yang dihadirkan Penasehat Hukum (PH) Pejuang Lingkungan dan Agraria Desa Penyang pada Senin (11\/5).<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Delapan orang saksi dihadirkan Penasehat Hukum (PH) untuk meringankan terdakwa James Watt dan Dilik. Dari sidang terungkap bahwa sengketa perdata antara PT. Hamparan Masawit Bangun Persada (PT. HMBP) dengan warga Desa Penyang ini yang menimbulkan tuduhan tindak pidana kepada kedua terdakwa.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sidang perkara kasus Pejuang Lingkungan dan Agraria Desa Penyang kembali digelar hari Senin (11\/05) oleh Pengadilan Negeri (PN) Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Pada sidang keenam ini, PH James Watt dan Dilik menghadirkan delapan orang saksi untuk meringankan terdakwa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Delapan orang saksi tersebut adalah warga Desa Penyang. Bahkan salah satunya bernama&nbsp; Sargianto, ketua kelompok tani Sahai Hapakat yang dibentuk oleh warga Penyang sendiri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam kesaksiannya, Sargianto menyangkal tuduhan yang mengatakan bahwa James Watt membagi-bagikan lahan untuk dipanen warga Penyang, yang sebelumnya dituduhkan oleh saksi Jaksa Penuntut Umum (JPU). \u201cJames Watt itu hanya sebagai pendamping kami. Ia tidak boleh membagi-bagikan lahan,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurutnya juga, Dias Manthongka, pendiri Koperasi Keluarga Sejahtera Bersama (KKSB) tidak pernah memiliki lahan di Desa Penyang sebagaimana yang diakui Dias pada persidangan sebelumnya. \u201cDias itu dulu membantu kami untuk memperjuangkan lahan tetapi sampai hari ini tidak pernah menyampaikan kepada kami hasil perjuangan itu.\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tidak hanya Sargianto, kedelapan saksi juga kompak menyatakan Dias Manthongka tidak memiliki lahan di Desa Penyang. Namun, mereka juga turut membenarkan bahwa sebelumnya pernah mempercayakan kasus sengketa lahan mereka kepada Dias. \u201dKarena Dias itukan punya latar belakang hukum,\u201d Kata Dedi Susanto, salah seorang saksi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, sejalan dengan kesaksian rekannya yang lain, Sahidin juga mengungkapkan hal yang serupa. \u201cDias Manthongka hanya sebagai penyambung lidah kami saja, sama seperti posisi James Watt sekarang, yang membantu kami mengurus masalah tanah ini tetapi tidak ada tanah di Desa Penyang,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bahkan Unye, salah seorang saksi juga membantah keterangan saksi JPU sebelumnya yang menyajikan bukti video dimana James diduga memberikan instruksi agar warga memanen. \u201cDi dalam video itu James menyuruh kami kerja untuk membuat parit batas dan pondok, bukan menyuruh panen,\u201d terangnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia juga menceritakan sudah tiga kali warga Penyang memanen kelapa sawit yang berada di luar Hak Guna Usaha (HGU) PT. HMBP. Selama itu pula, James Watt tidak ada di lokasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Unye dan saksi lainnya juga, dasar masyarakat memanen adalah hasil temuan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kotim yang menyatakan lahan seluas 117 ha berada diluar HGU. Selain itu, ada pula Surat Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Surat Penyerahan Lahan dari perusahaan kepada warga Penyang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cArtinyakan lahan itu sudah diserahkan kepada kami. Mereka sudah tanda tangan di atas materai,\u201d jelasnya. Oleh karena itu, warga yakin sudah sepantasnya lahan tersebut kembali menjadi milik mereka. Termasuk di dalamnya lahan blog C8, dimana Almarhum Hermanus dan Dilik dituduh mencuri buah kelapa sawit.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan keterangan para saksi, Fidelis Harefa SH, salah satu PH terdakwa berpendapat bahwa secara garis besar keterangan saksi berisi tentang keberatan warga Penyang atas hak kepemilikan lahan yang dirampas secara melawan hukum oleh PT. HMBP. \u201cJadi ini jatuhnya kurang lebih 80% adalah pemeriksaan perdata,\u201d terangnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Fidelis juga sebenarnya menyayangkan bahwa kasus yang seharusnya sengketa perdata ini malah justru berujung pidana kepada James Watt, Dilik, serta Almarhum Hermanus. \u201cInikan jadinya sengketa perdata antara PT. HMBP dengan warga Penyang yang menimbulkan tuduhan tindak pidana terhadap para terdakwa.\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sejalan dengan itu, Safrudin, Direktur Save Our Borneo dan juga anggota Koalisi Keadilan Untuk Pejuang Lingkungan Desa Penyang menilai ada upaya menggiring kasus yang seharusnya perdata ini menjadi pidana. Sebab sebelumnya, banyak upaya yang telah dilakukan oleh warga yang justru diabaikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurutnya, pengaduan warga ke Bupati, DPRD,&nbsp;sampai Gubernur seringkali tidak direspon apalagi didukung. Bahkan pemerintah daerah lebih terkesan menutup mata terhadap kasus ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cBuktinya berbagai kebijakan dan rekomendasi yang pemerintah terbitkan terkait dengan konflik Warga dengan PT. HMBP itukan lemah sekali bahkan cinderung menguntungkan pihak perusahaan. Padahal, jelas-jelas PT. HMBP sudah menyalahi ijin, melanggar aturan dan lain sebagainya. Artinya mereka sudah melakukan perbuatan melawan hukum,\u201d terangnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Alih-alih memberikan jalan keluar, pemerintah daerah justru menyarankan lahan di luar HGU yang telah digarap itu untuk dijadikan plasma atau dimitrakan. \u201cItukan konyol,\u201d tegas Safrudin. Seharusnya pemerintah berani bersikap tegas mengevaluasi perusahaan nakal seperti itu, kalau perlu dicabut izinnya, tambahnya lagi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di sisi lain, Fidelis selaku PH berpendapat hal ini setidaknya bisa menjadi pelajaran berharga bagi warga Penyang. Karena ketidaktahuan mereka akan hukum, sehingga meminta bantuan Dias Manthongka, yang justru semakin memperkeruh keadaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPersidangan hari ini lebih baik bagi warga. Selain untuk kepentingan keadilan warga Penyang, hal ini juga menjadi sangat penting untuk mengedukasi mereka tentang hukum. Artinya, warga akan semakin memahami cara-cara tepat ketika mereka menjadi korban perampasan lahan,\u201dkatanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Karenanya, tidak hanya Safrudin, seluruh tim yang tergabung dalam koalisi masih terus berharap MH dapat membebaskan James Watt dan Dilik. Agar penegakan hukum ini menjadi adil, terkhusus bagi warga yang memang tidak bersalah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Adapun lembaga- lembaga yang tergabung dalam Koalisi Keadilan Untuk Pejuang Lingkungan Dan Agraria Kalimantan Tengah adalah:<\/p>\n<ol>\n<li>Save Our Borneo (Safrudin)<\/li>\n<li><span style=\"font-size: inherit; font-family: 'Source Sans Pro', sans-serif;\">WALHI Kalimantan Tengah (Dimas N. Hartono)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: inherit; font-family: 'Source Sans Pro', sans-serif;\">PIC Kalimantan (Sani Lake)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: inherit; font-family: 'Source Sans Pro', sans-serif;\">Pengurus Wilayah AMAN Kalimantan Tengah (Ferdi )<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: inherit; font-family: 'Source Sans Pro', sans-serif;\">LBH Palangka Raya (Aryo Nugroho)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: inherit; font-family: 'Source Sans Pro', sans-serif;\">LBH Genta Keadilan (Sukri Gajali )<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: inherit; font-family: 'Source Sans Pro', sans-serif;\">Progress Kalimantan Tengah (Kartika)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: inherit; font-family: 'Source Sans Pro', sans-serif;\">eLSPA (Yuliana )<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: inherit; font-family: 'Source Sans Pro', sans-serif;\">Solidaritas Perempuan Mamut Menteng (Winda )<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: inherit; font-family: 'Source Sans Pro', sans-serif;\">Lembaga Studi Dayak 21 (Marko Mahin )<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: inherit; font-family: 'Source Sans Pro', sans-serif;\">Retina Institute (Danar )<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: inherit; font-family: 'Source Sans Pro', sans-serif;\">Serikat Perempuan Indonesia (Seruni) Cabang Palangka Raya (Suari )<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: inherit; font-family: 'Source Sans Pro', sans-serif;\">Serikat Pekerja Sawit Indonesia \/ SEPASI&nbsp; (Dianto Arifin )<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: inherit; font-family: 'Source Sans Pro', sans-serif;\">JARI Kalimantan Tengah (Mariaty Aniun)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: inherit; font-family: 'Source Sans Pro', sans-serif;\">Individu (Gemma Ade Abimanyu )<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: inherit; font-family: 'Source Sans Pro', sans-serif;\">Lembaga Dayak Panarung (Mastuati)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: inherit; font-family: 'Source Sans Pro', sans-serif;\">Dewan Perwakilan Mahasiswa &#8211; Universitas Palangka Raya<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: inherit; font-family: 'Source Sans Pro', sans-serif;\">Comodo Mapala \u2013 FEB Universitas Palangka Raya<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: inherit; font-family: 'Source Sans Pro', sans-serif;\">Mapala Adiwiyata \u2013 FISIP Universitas Palangka Raya<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: inherit; font-family: 'Source Sans Pro', sans-serif;\">Mapala Anak Tingang \u2013 FMIPA Universitas Palangka Raya<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: inherit; font-family: 'Source Sans Pro', sans-serif;\">DPC GMNI Cabang Palangka Raya<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: inherit; font-family: 'Source Sans Pro', sans-serif;\">Pimpinan Cabang Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia Kotawaringin Timur (PC KMHDI KOTIM)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: inherit; font-family: 'Source Sans Pro', sans-serif;\">FAMM Indonesia<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: inherit; font-family: 'Source Sans Pro', sans-serif;\">Eksekutif Nasional WALHI (Ronald)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: inherit; font-family: 'Source Sans Pro', sans-serif;\">Elsam ( Andy Muttaqin)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: inherit; font-family: 'Source Sans Pro', sans-serif;\">Greenpeace Indonesia&nbsp; (Arie Rompas )<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: inherit; font-family: 'Source Sans Pro', sans-serif;\">Sawit Watch&nbsp; (Eep Saefullah)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: inherit; font-family: 'Source Sans Pro', sans-serif;\">Kontras (Arif )<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: inherit; font-family: 'Source Sans Pro', sans-serif;\">Institute for National and Democracy Studies\/INDIES (Kurnawan Sabar)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: inherit; font-family: 'Source Sans Pro', sans-serif;\">Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: inherit; font-family: 'Source Sans Pro', sans-serif;\">Aliansi Reforma Agraria (AGRA)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: inherit; font-family: 'Source Sans Pro', sans-serif;\">Serikat Perempuan Indonesia (SERUNI)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: inherit; font-family: 'Source Sans Pro', sans-serif;\">PEMBARU Indonesia<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: inherit; font-family: 'Source Sans Pro', sans-serif;\">WALHI Sulawesi Selatan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: inherit; font-family: 'Source Sans Pro', sans-serif;\">Yayasan Pusaka<\/span><\/li>\n<li>Yayasan Amnesty International Indonesia<\/li>\n<li><\/li>\n<\/ol>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Delapan orang saksi dihadirkan Penasehat Hukum (PH) untuk meringankan terdakwa James Watt dan Dilik. Dari sidang terungkap bahwa sengketa perdata antara PT. Hamparan Masawit Bangun Persada (PT. HMBP) dengan warga Desa Penyang ini yang menimbulkan tuduhan tindak pidana kepada kedua terdakwa. Sidang perkara kasus Pejuang Lingkungan dan Agraria Desa Penyang kembali digelar hari Senin (11\/05) [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2201,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12,29,13,42,20,19,16],"tags":[50,37,51,52,53,54,55,56,57,58,59,60,45,46],"class_list":["post-2202","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-community-struggle-2","category-criminalization","category-deforestation","category-konflik","category-land-grabbing-2","category-news","category-palm-oil","tag-borneo","tag-dayak","tag-dilik","tag-hermanus","tag-james-watt","tag-kasus-penyang","tag-konsesi-bermasalah","tag-kotim","tag-kriminalisasi","tag-penyang","tag-pt-hmbp","tag-sampit","tag-save-our-borneo","tag-sawit"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v23.2 (Yoast SEO v27.3) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Sengketa Perdata Berujung Pidanakan James Watt dan Dilik | Save Our Borneo<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/sengketa-perdata-berujung-pidanakan-james-watt-dan-dilik\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Sengketa Perdata Berujung Pidanakan James Watt dan Dilik | Save Our Borneo\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Delapan orang saksi dihadirkan Penasehat Hukum (PH) untuk meringankan terdakwa James Watt dan Dilik. Dari sidang terungkap bahwa sengketa perdata antara PT. Hamparan Masawit Bangun Persada (PT. HMBP) dengan warga Desa Penyang ini yang menimbulkan tuduhan tindak pidana kepada kedua terdakwa. Sidang perkara kasus Pejuang Lingkungan dan Agraria Desa Penyang kembali digelar hari Senin (11\/05) [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/sengketa-perdata-berujung-pidanakan-james-watt-dan-dilik\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Save Our Borneo\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/SOBinfomedia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-05-12T17:22:22+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-07-16T13:54:15+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"infomedia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@sobinfomedia\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@sobinfomedia\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"infomedia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/sengketa-perdata-berujung-pidanakan-james-watt-dan-dilik\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/sengketa-perdata-berujung-pidanakan-james-watt-dan-dilik\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"infomedia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/51761ead41bef99e68e1aa53ad0699d1\"},\"headline\":\"Sengketa Perdata Berujung Pidanakan James Watt dan Dilik\",\"datePublished\":\"2020-05-12T17:22:22+00:00\",\"dateModified\":\"2024-07-16T13:54:15+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/sengketa-perdata-berujung-pidanakan-james-watt-dan-dilik\\\/\"},\"wordCount\":994,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/sengketa-perdata-berujung-pidanakan-james-watt-dan-dilik\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"\",\"keywords\":[\"borneo\",\"dayak\",\"Dilik\",\"Hermanus\",\"James Watt\",\"kasus Penyang\",\"konsesi bermasalah\",\"kotim\",\"Kriminalisasi\",\"Penyang\",\"PT HMBP\",\"Sampit\",\"Save Our Borneo\",\"Sawit\"],\"articleSection\":[\"Community Struggle\",\"Criminalization\",\"Deforestation\",\"Konflik\",\"Land Grabbing\",\"News\",\"Oil Palm\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/sengketa-perdata-berujung-pidanakan-james-watt-dan-dilik\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/sengketa-perdata-berujung-pidanakan-james-watt-dan-dilik\\\/\",\"name\":\"Sengketa Perdata Berujung Pidanakan James Watt dan Dilik | Save Our Borneo\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/sengketa-perdata-berujung-pidanakan-james-watt-dan-dilik\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/sengketa-perdata-berujung-pidanakan-james-watt-dan-dilik\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"\",\"datePublished\":\"2020-05-12T17:22:22+00:00\",\"dateModified\":\"2024-07-16T13:54:15+00:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/sengketa-perdata-berujung-pidanakan-james-watt-dan-dilik\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/sengketa-perdata-berujung-pidanakan-james-watt-dan-dilik\\\/#primaryimage\",\"url\":\"\",\"contentUrl\":\"\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/\",\"name\":\"Save Our Borneo\",\"description\":\"People | Forest | Futures\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/#organization\",\"name\":\"Save Our Borneo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/07\\\/Logo-Baru.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/07\\\/Logo-Baru.png\",\"width\":300,\"height\":250,\"caption\":\"Save Our Borneo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/SOBinfomedia\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/sobinfomedia\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/save_our_borneo\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@SOBINFOMEDIA\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/51761ead41bef99e68e1aa53ad0699d1\",\"name\":\"infomedia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/9329499f1088d90773ea473c10b60d5f.jpg?ver=1776149016\",\"url\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/9329499f1088d90773ea473c10b60d5f.jpg?ver=1776149016\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/9329499f1088d90773ea473c10b60d5f.jpg?ver=1776149016\",\"caption\":\"infomedia\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Sengketa Perdata Berujung Pidanakan James Watt dan Dilik | Save Our Borneo","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/sengketa-perdata-berujung-pidanakan-james-watt-dan-dilik\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Sengketa Perdata Berujung Pidanakan James Watt dan Dilik | Save Our Borneo","og_description":"Delapan orang saksi dihadirkan Penasehat Hukum (PH) untuk meringankan terdakwa James Watt dan Dilik. Dari sidang terungkap bahwa sengketa perdata antara PT. Hamparan Masawit Bangun Persada (PT. HMBP) dengan warga Desa Penyang ini yang menimbulkan tuduhan tindak pidana kepada kedua terdakwa. Sidang perkara kasus Pejuang Lingkungan dan Agraria Desa Penyang kembali digelar hari Senin (11\/05) [&hellip;]","og_url":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/sengketa-perdata-berujung-pidanakan-james-watt-dan-dilik\/","og_site_name":"Save Our Borneo","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/SOBinfomedia","article_published_time":"2020-05-12T17:22:22+00:00","article_modified_time":"2024-07-16T13:54:15+00:00","author":"infomedia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@sobinfomedia","twitter_site":"@sobinfomedia","twitter_misc":{"Written by":"infomedia","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/sengketa-perdata-berujung-pidanakan-james-watt-dan-dilik\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/sengketa-perdata-berujung-pidanakan-james-watt-dan-dilik\/"},"author":{"name":"infomedia","@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/#\/schema\/person\/51761ead41bef99e68e1aa53ad0699d1"},"headline":"Sengketa Perdata Berujung Pidanakan James Watt dan Dilik","datePublished":"2020-05-12T17:22:22+00:00","dateModified":"2024-07-16T13:54:15+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/sengketa-perdata-berujung-pidanakan-james-watt-dan-dilik\/"},"wordCount":994,"publisher":{"@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/sengketa-perdata-berujung-pidanakan-james-watt-dan-dilik\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"","keywords":["borneo","dayak","Dilik","Hermanus","James Watt","kasus Penyang","konsesi bermasalah","kotim","Kriminalisasi","Penyang","PT HMBP","Sampit","Save Our Borneo","Sawit"],"articleSection":["Community Struggle","Criminalization","Deforestation","Konflik","Land Grabbing","News","Oil Palm"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/sengketa-perdata-berujung-pidanakan-james-watt-dan-dilik\/","url":"https:\/\/saveourborneo.org\/sengketa-perdata-berujung-pidanakan-james-watt-dan-dilik\/","name":"Sengketa Perdata Berujung Pidanakan James Watt dan Dilik | Save Our Borneo","isPartOf":{"@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/sengketa-perdata-berujung-pidanakan-james-watt-dan-dilik\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/sengketa-perdata-berujung-pidanakan-james-watt-dan-dilik\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"","datePublished":"2020-05-12T17:22:22+00:00","dateModified":"2024-07-16T13:54:15+00:00","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/saveourborneo.org\/sengketa-perdata-berujung-pidanakan-james-watt-dan-dilik\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/sengketa-perdata-berujung-pidanakan-james-watt-dan-dilik\/#primaryimage","url":"","contentUrl":""},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/#website","url":"https:\/\/saveourborneo.org\/","name":"Save Our Borneo","description":"People | Forest | Futures","publisher":{"@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/saveourborneo.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/#organization","name":"Save Our Borneo","url":"https:\/\/saveourborneo.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/saveourborneo.org\/liqason\/2023\/07\/Logo-Baru.png","contentUrl":"https:\/\/saveourborneo.org\/liqason\/2023\/07\/Logo-Baru.png","width":300,"height":250,"caption":"Save Our Borneo"},"image":{"@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/SOBinfomedia","https:\/\/x.com\/sobinfomedia","https:\/\/www.instagram.com\/save_our_borneo\/","https:\/\/www.youtube.com\/@SOBINFOMEDIA"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/#\/schema\/person\/51761ead41bef99e68e1aa53ad0699d1","name":"infomedia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/my_savers\/litespeed\/avatar\/9329499f1088d90773ea473c10b60d5f.jpg?ver=1776149016","url":"https:\/\/saveourborneo.org\/my_savers\/litespeed\/avatar\/9329499f1088d90773ea473c10b60d5f.jpg?ver=1776149016","contentUrl":"https:\/\/saveourborneo.org\/my_savers\/litespeed\/avatar\/9329499f1088d90773ea473c10b60d5f.jpg?ver=1776149016","caption":"infomedia"},"sameAs":["https:\/\/saveourborneo.org"]}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2202","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2202"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2202\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8455,"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2202\/revisions\/8455"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2202"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2202"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2202"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}