{"id":2188,"date":"2020-05-07T11:05:59","date_gmt":"2020-05-07T11:05:59","guid":{"rendered":"https:\/\/saveourborneo.org\/?p=2188"},"modified":"2024-07-16T13:54:15","modified_gmt":"2024-07-16T13:54:15","slug":"komedi-gelap-dibalik-persidangan-james-watt-dan-dilik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/komedi-gelap-dibalik-persidangan-james-watt-dan-dilik\/","title":{"rendered":"Komedi Gelap Dibalik Persidangan James Watt dan Dilik"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_2191\" aria-describedby=\"caption-attachment-2191\" style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/saveourborneo.org\/liqason\/2020\/05\/photo_2020-05-07-17.57.34.jpeg\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-2191 size-large\" src=\"https:\/\/saveourborneo.org\/liqason\/2020\/05\/photo_2020-05-07-17.57.34-1024x682.jpeg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"682\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-2191\" class=\"wp-caption-text\">Sidang ke-5 Pejuang Lingkungan dan Agraria Desa Penyang, sidang berlangsung secara online dalam Proses pemeriksaan keterangan saksi JPU.<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Sembilan orang saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) dihadirkan pada sidang kelima Pejuang Lingkungan dan Agraria Desa Penyang,\u00a0James Watt dan Dilik. Layaknya sebuah pertunjukan komedi, para saksi justru memberikan keterangan yang memicu gelak tawa, namun miris.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada hari Senin (04\/05) sidang kelima dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dari JPU digelar. Meskipun diadakan secara terpisah-pisah, namun proses sidang hari itu berjalan lancar. Baik Majelis Hakim (MH), JPU, Penasehat Hukum (PH), dan para saksi berada di tempatnya masing-masing dan hanya dipertemukan lewat <em>Zoom <\/em>secara\u00a0<em>online<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sidang berlangsung sejak pukul 13.30 hingga 19.30 WIB dengan mendengarkan keterangan dari sembilan orang saksi JPU. Dari semua saksi yang hadir hari itu, delapan diantaranya merupakan saksi untuk James Watt dan Dilik, dan satu saksi lagi hanya untuk perkara Dilik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seharusnya, ada sebelas saksi yang dihadirkan oleh JPU hari itu. Namun, dua orang saksi tidak hadir. Kedua saksi itu adalah Untung Jinu dan Dedy Susanto.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tidak seperti Untung, Dedy mengaku tidak mendapatkan panggilan baik melalui telepon maupun surat untuk datang dan bersaksi hari itu. \u201cSaya tidak dihubungi sama sekali, makanya saya tidak datang,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Adapun kesembilan saksi yang hadir adalah lima orang dari perusahaan PT. Hamparan Masawit Bangun Persada (PT. HMBP), dua orang Brimob, dan dua orang lagi dari Koperasi Keluarga Sejahtera Bersama (KKSB). Salah satu perwakilan dari KKSB adalah Dias Manthongka, SH sendiri yang adalah ketua sekaligus pendiri koperasi ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selama proses persidangan, para saksi satu persatu dipanggil untuk bersaksi. Namun, sebagian besar justru memberikan jawaban yang tidak sesuai dengan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang telah ditulis oleh penyidik Polisi Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meresponi hal ini, PH kedua terdakwa merasa kecewa. \u201cSaat MH, JPU, dan PH bertanya, ada-ada saja jawaban mereka. Mulai dari lupa, tidak tahu, bahkan ada yang membantah jawaban yang telah tertuang di dalam BAPnya sendiri,\u201d kata Fidelis Harefa, SH salah satu PH terdakwa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Fidelis juga mengatakan hal ini justru menimbulkan pertanyaan besar. Terutama untuk para PH, mereka semakin mempertanyakan apakah keterangan di dalam BAP tersebut benar dari para saksi atau dibuat oleh pihak lain untuk sekedar memenuhi berkas perkara saja.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKita bisa lihatlah dalam <em>livestreaming\u00a0<\/em>sidang yang ditayangkan di <em>facebook page Save Our Borneo <\/em>(SOB). Sampai ada kesalahan fatal yang kami temukan yaitu BAP yang dibuat pada tanggal 18 Desember 2020. Itukan tidak masuk akal,\u201d jelasnya lagi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, James Watt, salah seorang terdakwa juga merasa ada fakta-fakta yang coba ditutupi oleh Dias Manthongka. Dias bersikeras bahwa ia tidak terlibat dalam masalah ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Padahal, kasus ini sebenarnya adalah konflik lahan antara masyarakat Desa Penyang dan PT. HMBP yang sebelumnya dikuasakan kepada Dias. Namun, di tengah perjalanan ia menghilang dan malah mendirikan koperasi KKSB di wilayah yang disengketakan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cJika saat itu saudara saksi terbuka dan transparan kepada masyarakat yang anda sebut Dias Manthongka dkk, yang anda perjuangkan itu, tentu hal seperti ini tidak terjadi dan saya tidak akan menjadi korbannya,\u201d jelas James Watt.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">James juga berharap agar pemasalahan ini dapat diselesaikan seadil-adilnya. \u201cSaya mohon kepada Yang Mulia agar persoalan ini dapat diputuskan dengan seadil-adilnya. Karena jujur saja, satu orang teman kami sampai meninggal dunia kerena persoalan ini,\u201d harapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tidak hanya itu, keanehan lain juga muncul saat MH bertanya pada saksi yang terakhir. \u201cBapak didudukan sebagai saksi dalam perkara Dilik dan Hermanus, tahu tidak kenapa?\u201d tanya MH.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan sangat jujur, kemudian saksi menjawab \u201cTidak.\u201d Tak heran kalau kemudian jawaban saksi ini disambut dengan candaan dari MH sendiri. \u201cKalau begitu, \u00a0<em>Wassalaamu&#8217;alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.&#8221;<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tawa tidak bisa ditahan, meskipun akhirnya sidang tetap dilanjutkan. Namun, momen ini tidak hanya menjadi puncak pertunjukan komedi hari itu. Momen itu juga semakin menunjukkan kejanggalan dibalik penetapan James Watt, Dilik, bahkan Almarhum Hermanus sebagai tersangka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSaat mendaftarkan permohonan Praperadilan lalu, saya sudah mengatakan bahwa jangan karena proses-proses yang bertentangan dengan hukum, seseorang dipaksakan untuk ditahan dan dijadikan terdakwa di depan pengadilan,&#8221; kata Fidelis mengenai hal yang terjadi saat itu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Walaupun demikian, Ia beserta rekan PH dan Koalisi Untuk Pejuang Lingkungan dan Agraria Desa Penyang akan tetap mengikuti proses hukum dan menunggu putusan MH. \u201cKita tetap harus menunggu putusan MH yang memeriksa perkara ini. Disamping itu, kami juga akan tetap menjalankan tugas agar hak-hak para terdakwa tidak hilang,\u201d tutupnya.<\/p>\n\n<p style=\"text-align: justify;\">","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sembilan orang saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) dihadirkan pada sidang kelima Pejuang Lingkungan dan Agraria Desa Penyang,\u00a0James Watt dan Dilik. Layaknya sebuah pertunjukan komedi, para saksi justru memberikan keterangan yang memicu gelak tawa, namun miris. Pada hari Senin (04\/05) sidang kelima dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dari JPU digelar. Meskipun diadakan secara terpisah-pisah, namun [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2192,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[29,13,42,20,19,16],"tags":[50,37,51,52,53,54,55,56,57,58,59,60,45,46],"class_list":["post-2188","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-criminalization","category-deforestation","category-konflik","category-land-grabbing-2","category-news","category-palm-oil","tag-borneo","tag-dayak","tag-dilik","tag-hermanus","tag-james-watt","tag-kasus-penyang","tag-konsesi-bermasalah","tag-kotim","tag-kriminalisasi","tag-penyang","tag-pt-hmbp","tag-sampit","tag-save-our-borneo","tag-sawit"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v23.2 (Yoast SEO v27.3) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Komedi Gelap Dibalik Persidangan James Watt dan Dilik | Save Our Borneo<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/komedi-gelap-dibalik-persidangan-james-watt-dan-dilik\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Komedi Gelap Dibalik Persidangan James Watt dan Dilik | Save Our Borneo\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sembilan orang saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) dihadirkan pada sidang kelima Pejuang Lingkungan dan Agraria Desa Penyang,\u00a0James Watt dan Dilik. Layaknya sebuah pertunjukan komedi, para saksi justru memberikan keterangan yang memicu gelak tawa, namun miris. Pada hari Senin (04\/05) sidang kelima dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dari JPU digelar. Meskipun diadakan secara terpisah-pisah, namun [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/komedi-gelap-dibalik-persidangan-james-watt-dan-dilik\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Save Our Borneo\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/SOBinfomedia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-05-07T11:05:59+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-07-16T13:54:15+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"infomedia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@sobinfomedia\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@sobinfomedia\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"infomedia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/komedi-gelap-dibalik-persidangan-james-watt-dan-dilik\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/komedi-gelap-dibalik-persidangan-james-watt-dan-dilik\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"infomedia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/51761ead41bef99e68e1aa53ad0699d1\"},\"headline\":\"Komedi Gelap Dibalik Persidangan James Watt dan Dilik\",\"datePublished\":\"2020-05-07T11:05:59+00:00\",\"dateModified\":\"2024-07-16T13:54:15+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/komedi-gelap-dibalik-persidangan-james-watt-dan-dilik\\\/\"},\"wordCount\":709,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/komedi-gelap-dibalik-persidangan-james-watt-dan-dilik\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"\",\"keywords\":[\"borneo\",\"dayak\",\"Dilik\",\"Hermanus\",\"James Watt\",\"kasus Penyang\",\"konsesi bermasalah\",\"kotim\",\"Kriminalisasi\",\"Penyang\",\"PT HMBP\",\"Sampit\",\"Save Our Borneo\",\"Sawit\"],\"articleSection\":[\"Criminalization\",\"Deforestation\",\"Konflik\",\"Land Grabbing\",\"News\",\"Oil Palm\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/komedi-gelap-dibalik-persidangan-james-watt-dan-dilik\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/komedi-gelap-dibalik-persidangan-james-watt-dan-dilik\\\/\",\"name\":\"Komedi Gelap Dibalik Persidangan James Watt dan Dilik | Save Our Borneo\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/komedi-gelap-dibalik-persidangan-james-watt-dan-dilik\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/komedi-gelap-dibalik-persidangan-james-watt-dan-dilik\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"\",\"datePublished\":\"2020-05-07T11:05:59+00:00\",\"dateModified\":\"2024-07-16T13:54:15+00:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/komedi-gelap-dibalik-persidangan-james-watt-dan-dilik\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/komedi-gelap-dibalik-persidangan-james-watt-dan-dilik\\\/#primaryimage\",\"url\":\"\",\"contentUrl\":\"\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/\",\"name\":\"Save Our Borneo\",\"description\":\"People | Forest | Futures\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/#organization\",\"name\":\"Save Our Borneo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/07\\\/Logo-Baru.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/07\\\/Logo-Baru.png\",\"width\":300,\"height\":250,\"caption\":\"Save Our Borneo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/SOBinfomedia\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/sobinfomedia\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/save_our_borneo\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@SOBINFOMEDIA\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/51761ead41bef99e68e1aa53ad0699d1\",\"name\":\"infomedia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/9329499f1088d90773ea473c10b60d5f.jpg?ver=1776149016\",\"url\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/9329499f1088d90773ea473c10b60d5f.jpg?ver=1776149016\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/9329499f1088d90773ea473c10b60d5f.jpg?ver=1776149016\",\"caption\":\"infomedia\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Komedi Gelap Dibalik Persidangan James Watt dan Dilik | Save Our Borneo","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/komedi-gelap-dibalik-persidangan-james-watt-dan-dilik\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Komedi Gelap Dibalik Persidangan James Watt dan Dilik | Save Our Borneo","og_description":"Sembilan orang saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) dihadirkan pada sidang kelima Pejuang Lingkungan dan Agraria Desa Penyang,\u00a0James Watt dan Dilik. Layaknya sebuah pertunjukan komedi, para saksi justru memberikan keterangan yang memicu gelak tawa, namun miris. Pada hari Senin (04\/05) sidang kelima dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dari JPU digelar. Meskipun diadakan secara terpisah-pisah, namun [&hellip;]","og_url":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/komedi-gelap-dibalik-persidangan-james-watt-dan-dilik\/","og_site_name":"Save Our Borneo","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/SOBinfomedia","article_published_time":"2020-05-07T11:05:59+00:00","article_modified_time":"2024-07-16T13:54:15+00:00","author":"infomedia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@sobinfomedia","twitter_site":"@sobinfomedia","twitter_misc":{"Written by":"infomedia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/komedi-gelap-dibalik-persidangan-james-watt-dan-dilik\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/komedi-gelap-dibalik-persidangan-james-watt-dan-dilik\/"},"author":{"name":"infomedia","@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/#\/schema\/person\/51761ead41bef99e68e1aa53ad0699d1"},"headline":"Komedi Gelap Dibalik Persidangan James Watt dan Dilik","datePublished":"2020-05-07T11:05:59+00:00","dateModified":"2024-07-16T13:54:15+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/komedi-gelap-dibalik-persidangan-james-watt-dan-dilik\/"},"wordCount":709,"publisher":{"@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/komedi-gelap-dibalik-persidangan-james-watt-dan-dilik\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"","keywords":["borneo","dayak","Dilik","Hermanus","James Watt","kasus Penyang","konsesi bermasalah","kotim","Kriminalisasi","Penyang","PT HMBP","Sampit","Save Our Borneo","Sawit"],"articleSection":["Criminalization","Deforestation","Konflik","Land Grabbing","News","Oil Palm"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/komedi-gelap-dibalik-persidangan-james-watt-dan-dilik\/","url":"https:\/\/saveourborneo.org\/komedi-gelap-dibalik-persidangan-james-watt-dan-dilik\/","name":"Komedi Gelap Dibalik Persidangan James Watt dan Dilik | Save Our Borneo","isPartOf":{"@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/komedi-gelap-dibalik-persidangan-james-watt-dan-dilik\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/komedi-gelap-dibalik-persidangan-james-watt-dan-dilik\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"","datePublished":"2020-05-07T11:05:59+00:00","dateModified":"2024-07-16T13:54:15+00:00","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/saveourborneo.org\/komedi-gelap-dibalik-persidangan-james-watt-dan-dilik\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/komedi-gelap-dibalik-persidangan-james-watt-dan-dilik\/#primaryimage","url":"","contentUrl":""},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/#website","url":"https:\/\/saveourborneo.org\/","name":"Save Our Borneo","description":"People | Forest | Futures","publisher":{"@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/saveourborneo.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/#organization","name":"Save Our Borneo","url":"https:\/\/saveourborneo.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/saveourborneo.org\/liqason\/2023\/07\/Logo-Baru.png","contentUrl":"https:\/\/saveourborneo.org\/liqason\/2023\/07\/Logo-Baru.png","width":300,"height":250,"caption":"Save Our Borneo"},"image":{"@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/SOBinfomedia","https:\/\/x.com\/sobinfomedia","https:\/\/www.instagram.com\/save_our_borneo\/","https:\/\/www.youtube.com\/@SOBINFOMEDIA"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/#\/schema\/person\/51761ead41bef99e68e1aa53ad0699d1","name":"infomedia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/my_savers\/litespeed\/avatar\/9329499f1088d90773ea473c10b60d5f.jpg?ver=1776149016","url":"https:\/\/saveourborneo.org\/my_savers\/litespeed\/avatar\/9329499f1088d90773ea473c10b60d5f.jpg?ver=1776149016","contentUrl":"https:\/\/saveourborneo.org\/my_savers\/litespeed\/avatar\/9329499f1088d90773ea473c10b60d5f.jpg?ver=1776149016","caption":"infomedia"},"sameAs":["https:\/\/saveourborneo.org"]}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2188","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2188"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2188\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8456,"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2188\/revisions\/8456"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2188"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2188"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2188"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}