{"id":1609,"date":"2019-06-26T05:14:03","date_gmt":"2019-06-26T05:14:03","guid":{"rendered":"https:\/\/saveourborneo.org\/?p=1609"},"modified":"2024-07-16T13:54:18","modified_gmt":"2024-07-16T13:54:18","slug":"hinting-pali-upaya-warga-banama-tingang-memperjuangkan-hak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/hinting-pali-upaya-warga-banama-tingang-memperjuangkan-hak\/","title":{"rendered":"\u201cHinting Pali\u201d Upaya Warga Banama Tingang Memperjuangkan Hak"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PULANG PISAU, Mediaborneo.com<\/strong> \u2013 Puluhan warga Desa Lawang Uru Kecamatan Banama Tingang Kabupaten Pulang Pisau menggelar ritual \u201cHinting Pali\u201d atau memasang pembatas adat di areal yang sedang digarap PT Agro Green Lestari. Langkah itu sebagai bentuk protes warga desa terhadap aksi perusahaan dan dugaan pembiaran oleh pemerintah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Direktur Save Our Borneo (SOB) Safrudin Mahendra mengatakan, konflik antara warga dengan PT AGL sudah berlangsung sejak tahun 2013 lalu. Namun sangat disayangkan sampai saat ini tidak ada reaksi berujung pada aksi, baik dari pemerintah daerah tingkat kabupaten dan provinsi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cIni kan permasalahan sejak tahun 2013. Bahkan masyarakat dari 15 desa di Kecamatan Banama Tingang pernah berkemah di Kantor Gubernur Kalteng untuk menolak kehadiran tiga perusahaan, termasuk AGL ini di wilayah mereka,\u201d kata Safrudin, Kamis (15\/3\/2018).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dipaparkan Safrudin, penolakan muncul karena hutan yang menjadi areal kerja perusahaan perusahaan yang tergabung dalam Ciliandry Anky Abadi (CAA) Grup itu merupakan tempat hidup masyarakat sekitar. Banyak warga di 15 desa termasuk Lawang Uru yang masih mengandalkan hutan untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">SOB menyarankan agar pemerintah segera mengevaluasi izin dari perusahaan-perusahaan tersebut. Karena selain permasalah tersebut, berdasarkan penelusuran pihaknya ada tiga poin penting lainnya yang diduga dilanggar pihak perusahaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pertama tutur Udin, aktivitas pembersihan lahan (land clearing) dan pembangunan saluran-saluran air (kanal) oleh PT AGL di Kecamatan Banama Tingang diduga sangat berpotensi merusak ekosistem gambut dan hutan di wilayah itu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kedua lanjutnya, aktivitas yang dilakukan perusahaan berada ditengah konfilik dan dikhawatirkan dapat memicu konflik yang lebih luas dan berkepanjangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dan ketiga tegas Safrudin, areal yang digarap adalah kawasan yang berhutan dengan potensi kayu cukup besar, hal ini berpotensi menimbulkan kerugian negara yang cukup besar pula.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSebelum izin pelepasan kawasan keluar, perusahaan itu sudah menggarap lahan. Disana potensi hutannya sangat besar,\u201d kata Safrudin Mahendra.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada Desember 2016 lalu, puluhan\u00a0warga Desa Ramang, Kecamatan Banama Tingang juga mendatangi lokasi perkebunan PT Agrindo Green Lestari (PT AGL). Mereka memprotes dugaan pengrusakan kebun dan hutan adat oleh pihak perusahaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Warga mengklaim, sekitar 800 hektar luas lahan di dalam areal perkebunan PT AGL adalah milik sekitar 100 orang warga desa. Bahkan buktinya bisa dilihat dari tanaman karet dan sisa pondok warga yang diperkirakan sudah berusia puluhan tahun.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari angka itu, sekitar 500 hektar kebun sudah dijadikan lokasi pembibitan. Sementara, lebih dari 1.000 hektar hutan yang menjadi tempat berburu dan hutan keramat telah ditanami pohon sawit muda berusia sekitar tiga tahun.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Titik Dion, 35, seorang warga mengatakan, areal izin perusahaan PT AGL seluas 9.000 hektar lebih. Perusahaan itu, kata dia, masuk dan langsung merusak tanpa sepengetahuan pemilik lahan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cJangankan ganti rugi, sosialisasi saja tak pernah. Kami juga tidak ingin kebun kami dijadikan perkebunan kelapa sawit,\u201d kata Titik Dion, Senin (19\/12\/2016) lalu, dikutip dari laman Borneonews.co.id.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Terpisah, Kepala Badan Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP) Pulang Pisau Usis I Sangkai mengatakan, PT AGL telah mengantongi izin yang disyaratkan. Terkait persoalan ini, pihaknya berharap ada penyelesaian dalam waktu dekat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami berharap agar permasalahan ini segera diselesaikan dengan baik. Pemkab Pulpis saat ini sedang mempersiapkan rapat koordinasi untuk memfasilitasi permasalahan ini. Kepada pihak perusahaan juga agar tidak alergi dengan tuntutan masyarakat,\u201d katanya Usis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ditegaskan Usis, PT AGL sudah mengantongi izin usaha perkebunan dari Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKita harapkan nantinya semua hadir pada rapat koordinasi itu. Dan untuk undangannya nanti akan dikoordinir langsung oleh Dinas Pertanian,\u201d beber Usis menjelaskan<\/p>\n<p>Sumber :\u00a0<a href=\"http:\/\/mediaborneo.com\/kalimantan-tengah\/hinting-pali-upaya-warga-banama-tingang-memperjuangkan-hak\/\">http:\/\/mediaborneo.com\/kalimantan-tengah\/hinting-pali-upaya-warga-banama-tingang-memperjuangkan-hak\/<\/a><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PULANG PISAU, Mediaborneo.com \u2013 Puluhan warga Desa Lawang Uru Kecamatan Banama Tingang Kabupaten Pulang Pisau menggelar ritual \u201cHinting Pali\u201d atau memasang pembatas adat di areal yang sedang digarap PT Agro Green Lestari. Langkah itu sebagai bentuk protes warga desa terhadap aksi perusahaan dan dugaan pembiaran oleh pemerintah. Direktur Save Our Borneo (SOB) Safrudin Mahendra mengatakan, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1610,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[18],"tags":[],"class_list":["post-1609","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-article"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v23.2 (Yoast SEO v27.3) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>\u201cHinting Pali\u201d Upaya Warga Banama Tingang Memperjuangkan Hak | Save Our Borneo<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/hinting-pali-upaya-warga-banama-tingang-memperjuangkan-hak\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"\u201cHinting Pali\u201d Upaya Warga Banama Tingang Memperjuangkan Hak | Save Our Borneo\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"PULANG PISAU, Mediaborneo.com \u2013 Puluhan warga Desa Lawang Uru Kecamatan Banama Tingang Kabupaten Pulang Pisau menggelar ritual \u201cHinting Pali\u201d atau memasang pembatas adat di areal yang sedang digarap PT Agro Green Lestari. Langkah itu sebagai bentuk protes warga desa terhadap aksi perusahaan dan dugaan pembiaran oleh pemerintah. Direktur Save Our Borneo (SOB) Safrudin Mahendra mengatakan, [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/hinting-pali-upaya-warga-banama-tingang-memperjuangkan-hak\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Save Our Borneo\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/SOBinfomedia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-06-26T05:14:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-07-16T13:54:18+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"infomedia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@sobinfomedia\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@sobinfomedia\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"infomedia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/hinting-pali-upaya-warga-banama-tingang-memperjuangkan-hak\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/hinting-pali-upaya-warga-banama-tingang-memperjuangkan-hak\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"infomedia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/51761ead41bef99e68e1aa53ad0699d1\"},\"headline\":\"\u201cHinting Pali\u201d Upaya Warga Banama Tingang Memperjuangkan Hak\",\"datePublished\":\"2019-06-26T05:14:03+00:00\",\"dateModified\":\"2024-07-16T13:54:18+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/hinting-pali-upaya-warga-banama-tingang-memperjuangkan-hak\\\/\"},\"wordCount\":559,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/hinting-pali-upaya-warga-banama-tingang-memperjuangkan-hak\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"\",\"articleSection\":[\"ARTIKEL\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/hinting-pali-upaya-warga-banama-tingang-memperjuangkan-hak\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/hinting-pali-upaya-warga-banama-tingang-memperjuangkan-hak\\\/\",\"name\":\"\u201cHinting Pali\u201d Upaya Warga Banama Tingang Memperjuangkan Hak | Save Our Borneo\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/hinting-pali-upaya-warga-banama-tingang-memperjuangkan-hak\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/hinting-pali-upaya-warga-banama-tingang-memperjuangkan-hak\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"\",\"datePublished\":\"2019-06-26T05:14:03+00:00\",\"dateModified\":\"2024-07-16T13:54:18+00:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/hinting-pali-upaya-warga-banama-tingang-memperjuangkan-hak\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/hinting-pali-upaya-warga-banama-tingang-memperjuangkan-hak\\\/#primaryimage\",\"url\":\"\",\"contentUrl\":\"\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/\",\"name\":\"Save Our Borneo\",\"description\":\"People | Forest | Futures\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/#organization\",\"name\":\"Save Our Borneo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/07\\\/Logo-Baru.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/07\\\/Logo-Baru.png\",\"width\":300,\"height\":250,\"caption\":\"Save Our Borneo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/SOBinfomedia\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/sobinfomedia\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/save_our_borneo\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@SOBINFOMEDIA\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/51761ead41bef99e68e1aa53ad0699d1\",\"name\":\"infomedia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/9329499f1088d90773ea473c10b60d5f.jpg?ver=1776149016\",\"url\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/9329499f1088d90773ea473c10b60d5f.jpg?ver=1776149016\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/9329499f1088d90773ea473c10b60d5f.jpg?ver=1776149016\",\"caption\":\"infomedia\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/saveourborneo.org\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"\u201cHinting Pali\u201d Upaya Warga Banama Tingang Memperjuangkan Hak | Save Our Borneo","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/hinting-pali-upaya-warga-banama-tingang-memperjuangkan-hak\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"\u201cHinting Pali\u201d Upaya Warga Banama Tingang Memperjuangkan Hak | Save Our Borneo","og_description":"PULANG PISAU, Mediaborneo.com \u2013 Puluhan warga Desa Lawang Uru Kecamatan Banama Tingang Kabupaten Pulang Pisau menggelar ritual \u201cHinting Pali\u201d atau memasang pembatas adat di areal yang sedang digarap PT Agro Green Lestari. Langkah itu sebagai bentuk protes warga desa terhadap aksi perusahaan dan dugaan pembiaran oleh pemerintah. Direktur Save Our Borneo (SOB) Safrudin Mahendra mengatakan, [&hellip;]","og_url":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/hinting-pali-upaya-warga-banama-tingang-memperjuangkan-hak\/","og_site_name":"Save Our Borneo","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/SOBinfomedia","article_published_time":"2019-06-26T05:14:03+00:00","article_modified_time":"2024-07-16T13:54:18+00:00","author":"infomedia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@sobinfomedia","twitter_site":"@sobinfomedia","twitter_misc":{"Written by":"infomedia","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/hinting-pali-upaya-warga-banama-tingang-memperjuangkan-hak\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/hinting-pali-upaya-warga-banama-tingang-memperjuangkan-hak\/"},"author":{"name":"infomedia","@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/#\/schema\/person\/51761ead41bef99e68e1aa53ad0699d1"},"headline":"\u201cHinting Pali\u201d Upaya Warga Banama Tingang Memperjuangkan Hak","datePublished":"2019-06-26T05:14:03+00:00","dateModified":"2024-07-16T13:54:18+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/hinting-pali-upaya-warga-banama-tingang-memperjuangkan-hak\/"},"wordCount":559,"publisher":{"@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/hinting-pali-upaya-warga-banama-tingang-memperjuangkan-hak\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"","articleSection":["ARTIKEL"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/hinting-pali-upaya-warga-banama-tingang-memperjuangkan-hak\/","url":"https:\/\/saveourborneo.org\/hinting-pali-upaya-warga-banama-tingang-memperjuangkan-hak\/","name":"\u201cHinting Pali\u201d Upaya Warga Banama Tingang Memperjuangkan Hak | Save Our Borneo","isPartOf":{"@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/hinting-pali-upaya-warga-banama-tingang-memperjuangkan-hak\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/hinting-pali-upaya-warga-banama-tingang-memperjuangkan-hak\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"","datePublished":"2019-06-26T05:14:03+00:00","dateModified":"2024-07-16T13:54:18+00:00","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/saveourborneo.org\/hinting-pali-upaya-warga-banama-tingang-memperjuangkan-hak\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/hinting-pali-upaya-warga-banama-tingang-memperjuangkan-hak\/#primaryimage","url":"","contentUrl":""},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/#website","url":"https:\/\/saveourborneo.org\/","name":"Save Our Borneo","description":"People | Forest | Futures","publisher":{"@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/saveourborneo.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/#organization","name":"Save Our Borneo","url":"https:\/\/saveourborneo.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/saveourborneo.org\/liqason\/2023\/07\/Logo-Baru.png","contentUrl":"https:\/\/saveourborneo.org\/liqason\/2023\/07\/Logo-Baru.png","width":300,"height":250,"caption":"Save Our Borneo"},"image":{"@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/SOBinfomedia","https:\/\/x.com\/sobinfomedia","https:\/\/www.instagram.com\/save_our_borneo\/","https:\/\/www.youtube.com\/@SOBINFOMEDIA"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/#\/schema\/person\/51761ead41bef99e68e1aa53ad0699d1","name":"infomedia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/saveourborneo.org\/my_savers\/litespeed\/avatar\/9329499f1088d90773ea473c10b60d5f.jpg?ver=1776149016","url":"https:\/\/saveourborneo.org\/my_savers\/litespeed\/avatar\/9329499f1088d90773ea473c10b60d5f.jpg?ver=1776149016","contentUrl":"https:\/\/saveourborneo.org\/my_savers\/litespeed\/avatar\/9329499f1088d90773ea473c10b60d5f.jpg?ver=1776149016","caption":"infomedia"},"sameAs":["https:\/\/saveourborneo.org"]}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1609","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1609"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1609\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8478,"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1609\/revisions\/8478"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1609"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1609"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/saveourborneo.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1609"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}