Kalimantan arrow Eastern arrow Korban Banjir Kotim dan Katingan 7.660 Jiwa
Korban Banjir Kotim dan Katingan 7.660 Jiwa PDF Print E-mail
Written by saveourborneo   
Friday, 12 September 2008
PALANGKA RAYA-Bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dan Kabupaten Katingan telah membuat ribuan rumah warga tenggelam. Satkorlak Penanggulangan Bencana (PB) Provinsi Kalteng mencatat, jumlah korban banjir hingga mencapai 1.352 kepala keluarga (KK) atau 7.660 jiwa. Lebih rincinya, korban banjir di Kabupaten Kotim mencapai 840 KK atau 4200 jiwa, sedangkan di Kabupaten Katingan sebanyak 692 KK atau 3.460 jiwa. Selain menenggelamkan rumah warga, banjir juga menenggelamkan 11 gedung sekolah.

Wakil Gubernur Kalteng Achmad Diran menyatakan korban banjir tidak perlu khawatir akan kekurangan bahan makanan. Saat ini stok beras yang disalurkan oleh pemerintah pusat melalu Perum Bulog Kalteng sebanyak 1400 ton. Dari 1400 ton tersebut, 1200 ton tersebar di 14 kabupaten/kota se-Kalimantan tengah.

"Setiap kabupaten/kota terdapat stok beras sebanyak 100 ton, sedangkan provinsi sendiri tersedia stok sebanyak 200 ton," jelasnya kepada Radar Sampit, Kamis (11/9) kemarin.

Diran menuturkan, informasi yang diperolehnya dari petugas Satkorlak di lapangan, banyak warga korban banjir kekurangan bahan makanan, padahal stok beras yang ada di Pemda saat ini mencukupi. Bahkan jika stok beras di masing-masing kabupaten/kota tidak mencukupi, provinsi siap menyalurkan 200 ton beras sesuai stok yang tersedia saat ini.

"Informasi terakhir yang saya terima bahwa ada banyak korban kekurangan bahan makanan. Saya katakan jangan sampai rakyat yang terkena bencana tidak bisa makan karena tidak ada beras. Semua harus bisa makan karena beras disiapkan bagi masyarakat yang terkena banjir," tegas Diran.

Diran merinci, saat ini masing-masing daerah kabupaten/kota sudah menyalurkan sebagian stok berasnya kepada korban banjir. Untuk Kabupaten Katingan telah disalurkan 28 ton, Kabupaten Murung Raya 72 ton, Palangka Raya 10 ton, Kabupaten Barito Timur 78 ton, dan Kabupaten Kapuas 1,3 ton.

"Daerah paling parah terkena banjir seperti Kotim saja, stok beras baru tersalur 2,2 ton. Kabupaten Pulang Pisau bahkan masih nol. Ini artinya stok beras masih banyak, jadi jangan khawatir kekurangan bahan makanan," katanya.

Pemerintah melalui Dinas Sosial juga telah menyalurkan bantuan berupa bahan makanan instan ditambah dengan beras 5 ton per kabupaten/kota. Untuk mengatasi kesehatan masyarakat, Dinas Kesehatan juga telah menyalurkan obat-obatan. (ga/jid)
 
< Prev   Next >

 Aug   September 2010   Oct

SMTWTFS
   1  2  3  4
  5  6  7  8  91011
12131415161718
19202122232425
2627282930 
SVTechie Resources
Your IP : 38.107.191.94

Visitors

Visits month: 550
Total Visitors : 57473
Max. visits a day: 245
Max. visits a month: 3553
Pages visited today: 509
Bots today: 103
Today : 17
Yesterday : 31